Untuk Istriku yang Bermasjid di Gereja

Kamu tentu tahu

aku mencintaimu

hingga aku harus melawan segala norma yang ada

hingga aku harus menutup telinga
pada setiap cercaan

dan makian

Kamu tentu mengerti

banyaknya masalah yang harus kuselami

untuk bersatu denganmu

untuk bisa merengkuh setiap jengkal pelukmu

Kamu pasti memaklumi

kalau aku mencintaimu

walau tasbihku

berbeda dengan kalung salibmu

walau kitab bacaanku

berbeda dengan kitab bacaanmu

Salahkah perbedaan itu, Sayang?

Aku mencicipi segala yang haram

segala yang katanya hina

segala yang berkhianat

hanya untuk sampai pada pelukmu

Dosakah kita

jika hanya ingin memperjuangkan cinta?

Patutkah cinta kita dibela

jika semua orang berkata ini hina?

Ceritakan pada mereka, Sayang

bahwa kita bahagia

Katakan pada mereka, Sayang

bibir kita tak berdusta

Bibirku dan bibirmu

tidak seperti bibir mereka!

yang senang merajam

sumpah serapah

yang senang menuduh

jenuh!

Ceritakan pada mereka

tentang kebahagiaan kita

Biarkan mereka bungkam!

Biarkan mereka karam!

with love🙂

Dwitasari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s